Bagaimana Cara Halus Menolak Jika Sahabat Ingin Meminjam Uang?

    0
    30362
    meminjam uang

    Seringkali, meminjamkan uang kepada sahabat atau keluarga bisa menimbulkan banyak sekali masalah.

    Hai Avrist,

    Saya sedang dalam kondisi putus asa rasanya. Beberapa bulan lalu, teman saya berkali-kali meminjam uang. Batas waktu yang sudah saya berikan sudah lewat. Walau sudah ditagih terang-terangan via WhatsApp atau ditegur langsung, masih juga ia tidak membayar utangnya. Nah, bagaimana cara halus tapi tegas untuk mengingatkan ia pada utangnya? Dan bagaimana nanti cara saya menolak bila ada teman yang ingin meminjam uang? – Marina, 28 tahun

    Halo Marina,

    Jangan putus asa. Problem ini dialami banyak orang. Kami tahu, pasti niat awal Anda baik dan ingin membantu sahabat atau saudara yang sedang dalam masalah keuangan. Meskipun Anda ingin menjadi orang baik, ada baiknya Anda jangan pernah lagi meminjamkan uang pada mereka yang tidak dapat memegang komitmen dalam mengembalikan utang.

    Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah, menolak meminjamkan uang secara halus. Jika Anda terbiasa mengalokasikan dana langsung setelah Anda gajian, misalnya untuk tabungan dan investasi, maka Anda bisa menjelaskan pada sahabat Anda bahwa dana yang ada di rekening Anda sekarang hanya tinggal untuk keperluan sehari-hari hingga akhir bulan. Sehingga, tidak ada lagi dana yang tersisa untuk pos lain.

    Kemudian, Anda bisa memberikan solusi yang bisa mereka lakukan untuk keluar dari permasalahan keuangannya. Misalnya, berikan tip bagimana caranya mereka bisa menabung, memangkas pengeluaran, atau mencari penghasilan tambahan.

    Bila sekarang Anda sulit menolak, saat memberikan pinjaman Anda harus tegas bilang kepada sahabat Anda kapan waktunya ia harus bayar. Beritahu juga bahwa ia bisa saja membayarnya dengan cara mencicil.

    Cara halus kedua bila Anda ingin menagih utang, sebisa mungkin jangan langsung menanyakan kapan ia mau bayar. Pertanyaan itu sensitif. Secara halus ajak ia bicara mengenai kondisinya sekarang ini. Lalu perlahan, baru bicarakan bagaimana sebaiknya ia memenuhi tanggung jawabnya dengan membayar utang. Anda juga bisa memberikan pengertian mengapa ia perlu membayar pada tenggat waktu tersebut. Misalnya, utarakan bahwa Anda memerlukan dana tersebut untuk keperluan tertentu.

    Yang tak kalah penting, bicarakan hal ini pada sabahat Anda dengan baik dan kepala dingin. Ini agar persahabatan Anda berdua akan tetap baik-baik saja.

    Semoga membantu, ya!