Mengenal SBR005, Investasi dengan Risiko Minim Cocok untuk Pemula

2
18729
sbr005

Bagi Anda yang selama ini belum pernah terjun berinvestasi di instrumen pasar modal, seperti saham, reksa dana, atau obligasi, mungkin bukan hal mudah untuk memulai. Takut rugi, takut kehilangan modal investasi, dan ketakutan-ketakutan lain yang biasa menghinggapi calon investor pasar modal. Alhasil, kebanyakan orang lagi-lagi berpaling menempatkan dana di deposito sebagai tempat pembiak aset dengan risiko rendah.

Nah, bagi Anda yang ingin berinvestasi di produk dengan risiko rendah, ada kabar baik. Karena awal 2019 ini, pemerintah sedang meluncurkan surat utang Saving Bond Ritel (SBR) seri 005, atau dikenal dengan nama SBR005. Produk investasi SBR005 ini relatif tepat menjadi pilihan para investor pemula yang cenderung memiliki profil risiko konservatif. Ingin tahu lebih banyak tentang SBR005? Yuk, simak ulasan berikut.

1. Produk obligasi terbitan pemerintah

SBR005 adalah produk atau instrumen investasi surat utang yang diterbitkan oleh pemerintah Republik Indonesia (RI). Melalui penerbitan obligasi berbentuk SBR ini, maka investor yang menempatkan dana di SBR005 bertindak sebagai kreditur atau pemberi pinjaman kepada pemerintah selaku penerbit atau penerima pinjaman.

Dana hasil penerbitan SBR 005 ini, menurut website Kementerian Keuangan RI, akan digunakan oleh pemerintah untuk membiayai pembangunan berbagai proyek negara sebagaimana tercantum dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Jadi, bila Anda menempatkan dana di SBR005, itu sama halnya Anda turut berpartisipasi mendukung pembangunan yang dijalankan oleh pemerintah.

Baca juga: Inilah Pilihan Investasi untuk Generasi Millennial

2. Risiko gagal bayar sangat kecil

SBR005 diterbitkan oleh pemerintah RI sebagai penjamin. Dengan demikian, risiko gagal bayar atau defaultpembayaran imbal hasil investasi ataupun pengembalian pokok investasi, boleh dibilang sangat minim. Selama negara selaku penjamin investasi tidak dideklarasikan bangkrut, maka dana para investor di produk SBR005 akan kembali pada waktu yang dijanjikan di awal. Begitu juga pembayaran kupon atau imbal hasil investasi juga hampir dipastikan akan lancara sesuai perjanjian di awal.

Itulah mengapa obligasi terbitan negara banyak menjadi pilihan menarik bagi para investor konservatif atau investor pemula karena risiko kerugian atau gagal bayar tergolong sangat kecil. Investor tidak perlu khawatir akan kehilangan pokok investasi ataupun gagal mendapatkan imbal hasil yang sudah dijanjikan.

3. Imbal hasil menggiurkan di atas inflasi

Produk surat utang termasuk jenis produk investasi fixed income atau pendapatan tetap. Artinya, ketika seseorang menempatkan dana di instrumen tersebut, dia akan menerima imbal hasil tetap selama tenor investasi. Keunikan SBR005 ini bukan hanya menawarkan imbal hasil tetap yang cukup tinggi yaitu minimal 8,15% per tahun, tapi juga menerapkan skema kupon dengan bunga mengambang. Apabila bunga BI 7 Day Reverse Repo Rate yang menjadi acuan kupon naik, maka imbal hasil yang dinikmati oleh investor SBR005 juga ikut naik. Kupon atau imbal hasil investasi akan diberikan pada investor setiap tanggal 10 setiap bulan selama periode investasi.

Baca juga: Inilah Resep Kaya untuk Anak Muda: Jangan Cuma Menabung

Tingkat imbal hasil sebesar 8,15% per tahun itu jauh di atas tingkat bunga deposito di perbankan. Saat ini rata-rata bunga simpanan di bank masih di bawah 7% per tahun untuk simpanan di bawah Rp100 juta. Ini tidak berbeda jauh dengan bunga penjaminan yang ditetapkan oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) saat ini yang bertengger di angka 7% per tahun untuk simpanan rupiah.

Oh ya, dibandingkan rata-rata inflasi domestik yang saat ini masih di bawah 5%, kupon SBR005 sebesar 8,15% itu terbilang cukup tinggi. Jadi, dengan berinvestasi di produk ini, uang yang Anda tempatkan bisa tumbuh melampaui laju inflasi.

Perlu Anda ingat, tingkat kupon SBR005 tersebut masih berupa bunga gross karena masih akan dipotong oleh pajak bunga obligasi sebesar 15%. Jadi, sebenarnya besar kupon bersih SBR005 adalah minimal 8% per tahun.

4. Syarat investasi minimal terjangkau

SBR005 cocok menjadi pilihan produk investasi bagi para investor pemula yang ingin berkenalan dengan investasi pasar modal. Pasalnya, syarat minimal investasi di produk ini cukup terjangkau yaitu mulai Rp1 juta saja. Ini lebih rendah bila dibandingkan syarat minimal investasi di produk obligasi umumnya yang mematok initial investment senilai Rp5 juta.

Dengan menempatkan dana minimal sebesar Rp1 juta, Anda sudah bisa menjadi investor SBR005 dan menikmati pengalaman berinvestasi di produk pasar modal. Karena menyasar kalangan investor ritel atau individu, pemerintah RI selaku penerbit SBR005 membatasi nilai investasi maksimal Rp3 miliar per investor.

5. Bisa dicairkan lebih awal

Bila Anda berinvestasi di SBR005, maka dana Anda akan dikunci selama 2 tahun yaitu sampai 10 Januari 2021. Akan tetapi, SBR005 memberikan fitur menarik yaitu pencairan lebih awal early redemption. Ini berarti, ketika di tengah jalan Anda butuh mencairkan dana Anda di SBR005, Anda dapat mengambil dana tersebut kendati belum jatuh tempo.

Baca juga: Belum Terlambat Investasi di Usia 40 Tahun, Lakukan Ini

Hanya saja, ada persyaratan khusus untuk fitur pencairan lebih awal ini. Yakni, pencairan lebih awal hanya bisa dilakukan di waktu tertentu yaitu 27 Januari-4 Februari 2020 dan nilai pencairan dana harus maksimal hanya setengah dari nilai investasi awal atau menyisakan saldo Rp1 juta. Jadi, apabila Anda berinvestasi di SBR005 sebesar Rp10 juta, maka yang bisa Anda cairkan lebih awal hanyalah sebesar Rp5 juta saja.

Fitur early redemption ini menjadi keunggulan SBR005 dibandingkan produk investasi ritel lain yang lebih dulu populer seperti Obligasi Ritel Indonesia (ORI) ataupun Sukuk Ritel (Sukri).

6. Masa penawaran terbatas

Berbeda dengan produk investasi pasar modal seperti reksa dana atau saham yang bisa dibeli kapan saja, SBR005 adalah jenis investasi dengan masa penawaran terbatas. SBR005 sudah ditawarkan sejak 10 Januari lalu dan akan ditutup penawarannya pada 24 Januari 2019. Pemerintah akan menetapkan hasil akhir penjualan pada 28 Januari 2019.

Maka itu, apabila Anda berminat berinvestasi di produk ini, sebaiknya segera bergegas supaya kebagian. Anda bisa membeli SBR005 melalui agen penjual yang sudah ditunjuk oleh pemerintah. Sejauh ini sudah ada 11 agen penjual terdiri atas perbankan dan perusahaan finansial teknologi.

Tunggu apa lagi, mari mulai berinvestasi!

Credit photos: Shutterstock.com, Unsplash.com

2 COMMENTS

  1. I’m really impressed together with your writing
    talents and also with the layout on your blog.
    Is this a paid topic or did you modify it yourself? Either way
    stay up the nice high quality writing, it’s rare to
    see a nice blog like this one today..